Pekanbaru – Memperingati Hari Batik Nasional, SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru menggelar berbagai kegiatan yang mengangkat tema batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Kegiatan tersebut dikemas secara kreatif melalui pemilihan Best Costume bagi guru dan siswa serta kegiatan literasi batik dalam bentuk vlog.
Peringatan Hari Batik Nasional di lingkungan SMK Labor tidak hanya menjadi momentum untuk mengenakan batik, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan, kebanggaan, dan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya Indonesia.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah pemilihan Best Costume Batik untuk kategori guru putra dan putri. Para guru tampil dengan busana batik yang beragam, menunjukkan bahwa batik dapat dipadukan secara kreatif dan tetap menghadirkan kesan profesional.
Dari hasil penilaian, Mahendra, S.Pd., M.Si. terpilih sebagai pemenang Best Costume Guru Putra, sementara Aflina Sari Dewi, S.Pd. berhasil meraih Best Costume Guru Putri.
Tidak hanya guru, para siswa SMK Labor juga turut menunjukkan kreativitas mereka melalui pemilihan Best Costume kategori siswa putra dan putri. Antusiasme siswa terlihat dari beragam busana batik yang dikenakan dengan gaya masing-masing.
Untuk kategori siswa, Deenilo Kaisha Andriansyah berhasil menjadi pemenang Best Costume Siswa Putra, sedangkan Zahra Zakiah terpilih sebagai pemenang Best Costume Siswa Putri.
Literasi Batik Dikemas dalam Bentuk Vlog
Selain kegiatan Best Costume, SMK Labor juga mengembangkan kegiatan literasi batik melalui pembuatan vlog bertema batik. Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal dan menyampaikan informasi mengenai batik dengan cara yang dekat dengan karakter generasi digital.
Melalui vlog, literasi budaya tidak hanya dilakukan melalui membaca atau diskusi, tetapi juga dikembangkan menjadi karya kreatif berbasis teknologi. Hal ini sejalan dengan karakter pendidikan di SMK yang mendorong peserta didik untuk mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, kolaborasi, sekaligus pemanfaatan teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, kelas XI Manajemen Perkantoran (XI MP) berhasil meraih predikat sebagai pemenang Literasi Batik melalui vlog. - https://www.instagram.com/p/Dd-2flyJ6r_/
Keberhasilan kelas XI MP menunjukkan bahwa kegiatan literasi budaya dapat dikemas secara kreatif sehingga menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa.
Batik sebagai Identitas dan Warisan Budaya
Peringatan Hari Batik Nasional di SMK Labor Binaan FKIP UNRI menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pelaku seni dan budaya, tetapi juga menjadi bagian dari peran lembaga pendidikan.
Sekolah memiliki posisi penting dalam mengenalkan batik kepada generasi muda. Dengan mengenakan batik, mempelajari maknanya, serta mengemas informasi tentang batik melalui karya digital, siswa tidak hanya menjadi pengguna budaya, tetapi juga dapat menjadi bagian dari generasi yang ikut menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Indonesia.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa nilai-nilai budaya dapat berjalan beriringan dengan kreativitas dan perkembangan teknologi. Batik tetap dapat diperkenalkan melalui cara-cara yang relevan dengan kehidupan pelajar saat ini.
Melalui peringatan Hari Batik Nasional, SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru terus mendorong siswa dan guru untuk mencintai budaya Indonesia sekaligus berani mengekspresikannya melalui kreativitas.
Selamat Hari Batik Nasional. Mari bangga mengenakan batik, mengenal maknanya, dan bersama-sama menjaga batik sebagai warisan budaya Indonesia.


COMMENTS