Pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS), yang menekankan pentingnya kegiatan pengenalan sekolah yang edukatif, ramah anak, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan.
Kepala SMK Labor Binaan FKIP UNRI, Jeffri Hunter, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi merupakan proses awal pembentukan karakter peserta didik agar siap mengikuti pembelajaran di SMK dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
"Kami ingin peserta didik baru mengenal budaya sekolah, memahami nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta memiliki semangat belajar dan berkarya. MPLS menjadi fondasi awal untuk membentuk lulusan SMK Labor yang berkarakter, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan tinggi," ujarnya.
Materi Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Peserta Didik
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang telah disesuaikan dengan ketentuan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, di antaranya pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, kurikulum, budaya positif, pencegahan perundungan, penguatan karakter, serta wawasan kebangsaan.
Selain materi wajib, sekolah juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi untuk memberikan materi penguatan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Kepemimpinan untuk Membangun Karakter
Materi Leadership disampaikan oleh Toni Werdiansyah, S.Si, selaku Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Riau.
Dalam penyampaiannya, peserta didik diajak memahami pentingnya jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, komunikasi, serta tanggung jawab sebagai bekal menjadi generasi muda yang mampu membawa perubahan positif.
Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh jabatan, tetapi juga oleh integritas, keteladanan, dan kemampuan memberikan manfaat bagi orang lain.
Edukasi Kesehatan Remaja
Materi berikutnya disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Sail mengenai kesehatan remaja.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, pola hidup bersih dan sehat, gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, serta upaya pencegahan perilaku berisiko yang dapat memengaruhi masa depan generasi muda.
Pembentukan Disiplin Sejak Hari Pertama
Sementara itu, materi tentang disiplin dan keteraturan disampaikan oleh Kopda Deddy dari TNI Angkatan Darat.
Peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari, ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, etika, serta pembentukan karakter yang bertanggung jawab sebagai bekal memasuki dunia pendidikan vokasi maupun dunia kerja.
Materi tersebut dikemas secara komunikatif dan interaktif sehingga mampu membangun motivasi peserta didik untuk menerapkan budaya disiplin sejak awal menjadi bagian dari keluarga besar SMK Labor.
Menyiapkan Generasi Vokasi yang Unggul
Pelaksanaan MPLS di SMK Labor Binaan FKIP UNRI merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan budaya kerja.
Melalui kegiatan ini, peserta didik baru diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memahami nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh sekolah, serta termotivasi untuk mengembangkan potensi akademik, keterampilan, maupun talenta yang dimiliki.
Sebagai sekolah vokasi yang terus berkembang dan berprestasi, SMK Labor Binaan FKIP UNRI berkomitmen menghadirkan pendidikan yang holistik, sehingga setiap peserta didik tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta siap menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.


COMMENTS