Pekanbaru – SMK Labor Binaan FKIP UNRI bekerja sama dengan Densus 88 Anti Teror menggelar kegiatan sosialisasi bahaya IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) bagi siswa, guru, dan staf sekolah.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan SMK Labor Binaan FKIP UNRI ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, dewan guru, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya penguatan karakter kebangsaan dan pencegahan paham menyimpang di kalangan pelajar.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala SMK Labor Binaan FKIP UNRI, Jeffri Hunter, M.Pd.
Edukasi Pencegahan Paham Menyimpang
Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan bahwa generasi muda perlu dibekali pemahaman yang benar agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan, persatuan, dan toleransi.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk edukasi dan penguatan karakter bagi siswa. Kami ingin peserta didik memahami bahaya intoleransi dan radikalisme sejak dini agar mampu menjadi generasi yang cinta damai, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.
Memahami Bahaya IRET
Dalam materi sosialisasi, tim Densus 88 AT menjelaskan bahwa Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) merupakan rangkaian ancaman yang saling berkaitan dan dapat berkembang secara bertahap.
Proses tersebut diawali dari:
- Intoleransi, yaitu sikap menolak perbedaan dan keberagaman
- Berkembang menjadi radikalisme, berupa pemahaman garis keras yang tidak menghargai pandangan lain
- Berlanjut ke ekstremisme, yakni penolakan terhadap kompromi dan nilai-nilai kebangsaan
- Hingga akhirnya dapat mengarah pada terorisme, yaitu tindakan kekerasan untuk menciptakan rasa takut di masyarakat
Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh para pelajar.
Peran Pelajar dalam Menjaga Persatuan
Tim Densus 88 AT juga mengajak siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi provokatif dan ajakan yang mengarah pada kebencian maupun kekerasan.
Para siswa diberikan pemahaman bahwa pelajar memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Bangun Karakter Kebangsaan
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen SMK Labor Binaan FKIP UNRI dalam membangun pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai Pancasila, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta kondusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa memiliki kesadaran untuk menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, serta mampu menjadi generasi muda yang cerdas, moderat, dan berwawasan kebangsaan.




COMMENTS