Pekanbaru – SMK Labor Binaan FKIP UNRI menggelar pertemuan bersama orang tua/wali siswa kelas XI dalam rangka persiapan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Pelajaran 2025/2026.
Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bentuk sosialisasi dan penyamaan persepsi terkait pelaksanaan PKL yang akan diikuti oleh 138 siswa kelas XI, yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 30 Oktober 2026.
Selama enam bulan pelaksanaan PKL, para siswa akan ditempatkan di 60 IDUKA (Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja) yang telah bekerja sama dengan sekolah, sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing siswa.
Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Pihak sekolah menjelaskan bahwa PKL merupakan bagian penting dari pendidikan vokasi yang bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa sebelum mereka lulus dan memasuki dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengasah keterampilan teknis sesuai bidang keahlian, tetapi juga membangun karakter kerja seperti disiplin, tanggung jawab, komunikasi, dan profesionalisme.
Dalam pertemuan tersebut, orang tua diberikan penjelasan mengenai mekanisme penempatan siswa, aturan pelaksanaan PKL, monitoring dari sekolah, hingga pentingnya dukungan keluarga selama anak menjalani praktik di dunia industri.
PKL Tanpa Beban Biaya Kepada Siswa
Sekolah menegaskan bahwa pelaksanaan PKL di SMK Labor Binaan FKIP UNRI tidak dibebankan biaya kepada siswa maupun orang tua siswa. Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen sekolah dalam memberikan layanan pendidikan vokasi yang berkualitas tanpa memberatkan wali murid.
Namun demikian, sebagai bentuk perlindungan kerja selama siswa menjalani PKL, orang tua diwajibkan untuk mendaftarkan putra-putrinya ke program BPJS Ketenagakerjaan.
Adapun iuran yang perlu dibayarkan sebesar Rp16.800 per bulan selama 6 bulan, sebagai jaminan perlindungan apabila terjadi risiko kerja selama siswa berada di lokasi praktik.
Investasi untuk Masa Depan Siswa
Pihak sekolah menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk perlindungan penting bagi siswa selama menjalani PKL di lingkungan kerja nyata.
“Kami ingin memastikan siswa tidak hanya siap bekerja, tetapi juga terlindungi secara keselamatan kerja. Ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama antara sekolah dan orang tua,” ujar Mahendra, S.Pd., M.Si wakil kepala sekolah bidang Humas dan kerja sama industri.
Menyiapkan Lulusan Siap Kerja
Dengan dukungan orang tua, kerja sama IDUKA, serta sistem pembinaan yang terstruktur, SMK Labor Binaan FKIP UNRI berharap pelaksanaan PKL tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh siswa.
PKL menjadi salah satu langkah strategis sekolah dalam mewujudkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja sesuai dengan semangat pendidikan vokasi: siap kerja, siap berkarya, dan siap sukses



COMMENTS