SHARE

SMKLABOR.SCH.ID, Pekanbaru – Bermaksud untuk meningkatkan pelayanan prima (Excellence service) dalam bidang pendidikkan, Senin-Rabu (20-22/6), bertempat di kampus SMK Labor Jalan Thamrin no 97 Gobah Pekanbaru, pihak manajemen SMK Labor mengadakan In House Training(IHT).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh tenaga pengajar dan tenaga administrasi itu pada hari pertama di isi dengan pemaparan program kerja seluruh wakil kepala sekolah, yakni Wakil Manajemen Mutu Iso 9001:2008, Jeffri Hunter; Waka Bidang Kurikulum, Yuli Wastuti; Waka Bidang Kesiswaan, Muhammad Tarmizi; Waka Bidang Sarpras, Oki Helfiska; dan Waka Bidang Humas, Hj. Romelia.

Setelah memaparkan program kerja masing-masing penyaji juga mengajak seluruh peserta ikut memberikan kritik, saran, dan masukan terhadap program kerja yang telah mereka buat guna menghasilkan program kerja yang lebih baik.

Pada hari kedua, kegiatan diisi dengan materi pemahiran dan pemantapan penyiapan perangkat pembelajaran yang disampaikan langsung oleh Kepala SMK Labor, Hendripides, dan Waka Kurikulum, Yuli Wastuti.

Dalam kesempatan itu, Hendri juga berharap, dengan kegiatan ini paling tidak akan memberikan 3 point penting perubahan pada masa mendatang, yakni guru-guru mampu membuat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran bermutu setara dengan standar guru professional; guru dan tenaga administrasi lebih baik dalam pelaksanaan administrasi sekolah sesuai dengan standar ISO 9001:2008; dan terlaksananya pelayanan prima terhadap siswa, orangtua/wali siswa, dan dunia usaha dan dunia industri sebagai penyerap out put yang dihasilkan.

Hari terakhir, kegiatan diisi oleh tiga orang pembicara udangan. Diantaranya Zulkifli Nurdin, sehari-hari bertugas di Universitas Riau sebagai dosen, yang memaparkan materi Pembinaan dan Pengembangan Minat dan Bakat Peserta Didik. Lalu berikutnya, dosen pasca sarjana universitas Riau, Syakdanur Nas, yang menyampaikan materi Manajemen sekolah. Pembicara terkahir, Alfian Djoeremi, Ketua komite sekolah SMK Labor sekaligus Wakil Dunia usaha dan Dunia Industri, yang memaparkan materi Peranan Dunia Usaha dan Dunia Industri dalam Pendidikan.

Ketika ditanya, Jeffri Hunter, Wakil Manajemen Mutu, sekaligus sebagai pembawa acara dalam acara yang berlangsung 3 hari tersebut menuturkan, “Secara proses IHT ini sudah terlaksana dengan baik dan sukses. Namun, bagaimana hasil dari acara ini, akan kita ukur pada akhir Juli yang akan datang. Karena pada akhir Juli kita akan mengadakan evalusai tahap I, untuk penerapan dari materi-materi yang disampaikan dalam IHT ini. Evalusi Tahap I itu juga kita maksudkan untuk dapat mendeskripsikan kesiapan kita menyambut visitasi dari tim ISO yang akan berkunjung oada bulan September mendatang.”

Di tempat yang sama, Yuliana Susanty, guru penjas, peserta dalam acara yang dilaksanakan di labor akuntansi tersebut, menyebutkan bahwa mendapat banyak hal-hal baru selama mengikuti IHT ini. Diantaranya tentang pembuatan perangkat-perangkat mengajar yang lebih mutakhir dan bervariasi, metode pembelajaran PAIKEM, cara tepat memberikan motivasi kepada peserta didik, dan informasi tentang persaingan dan bursa tenaga kerja di Riau. “Pokoknya saya sangat banyak mendapatkan sesuatu dari acara ini dech. Mudah-mudahan saya bisa jadi guru yang lebih baik setelah ini.” Tuturnya sambil tersenyum. (Mj)

NO COMMENTS